CRM rekrutmen yang menyatukan klien, lowongan, dan kandidat
Satukan hubungan komersial dan talent pool: perusahaan, kontak, job order, lamaran, shortlist, komunikasi, dan placement tetap terhubung.
Ketika prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement berada di tool terpisah
Bagi agensi rekrutmen, headhunter, dan tim staffing B2B, masalahnya bukan kekurangan software, melainkan fragmentasi. Dengan CRM penjualan tanpa kandidat dan ATS tanpa peluang maupun pendapatan, setiap handoff membuat duplikasi, penundaan, dan angka yang berbeda. Manajemen baru melihat masalah ketika lowongan, proyek, atau penutupan sudah berisiko.
Informasi yang sama disalin di CRM penjualan tanpa kandidat dan ATS tanpa peluang maupun pendapatan
Tidak ada PIC yang melihat seluruh alur: prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement
Pengingat, pembaruan klien, dan laporan bergantung pada ingatan
Database klien, kandidat, dan karyawan mengandung duplikasi
Pimpinan menerima laporan historis, bukan pengecualian yang dapat ditindaklanjuti
Tujuan — membuat business development dan delivery bekerja pada relasi klien-kandidat yang sama — tidak dapat diukur dengan tepercaya
HICE menghubungkan pekerjaan sebelum mengotomatiskannya
HICE memakai satu model data untuk prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement. AI membantu mencari, memperbarui, dan menyiapkan pekerjaan dengan bahasa natural; workflow, izin, dan persetujuan menjaga kendali pada tim.
“Klien mana punya lowongan Data tanpa shortlist?” → prioritas komersial dan operasional
“Cari kandidat yang sudah dinilai untuk posisi perbankan” → pemanfaatan ulang database
“Tampilkan aktivitas, lowongan, dan placement Acme” → tampilan akun lengkap
“Buat follow-up untuk kontak tanpa aktivitas 30 hari” → pipeline teratur
Coba di chat
Contoh yang dapat Anda tanyakan:
Demo statis chat AI hice.
Yang Anda dapatkan
Satu sumber data
Klien, people, permintaan, aktivitas, dan hasil prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement tetap terhubung.
AI pada data operasional
Cari, ringkas, dan lakukan tindakan lewat chat dengan izin dan audit tetap aktif.
Workflow dan ownership
Tahap, PIC, next action, tenggat, dan persetujuan memperlihatkan hambatan.
CRM dan people terhubung
Perusahaan dan kontak tidak terpisah dari kandidat, konsultan, dan proyek.
Waktu, proyek, dan margin
Penugasan, timesheet, pengeluaran, dan ekonomi berlanjut setelah placement.
Dashboard berbasis pengecualian
Ukur membuat business development dan delivery bekerja pada relasi klien-kandidat yang sama tanpa membangun ulang Excel.
Merancang workflow end-to-end
Mulai dari keputusan, bukan layar. Untuk agensi rekrutmen, headhunter, dan tim staffing B2B, alur minimum harus menggambarkan prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement. Setiap tahap membutuhkan kriteria, PIC, next action, dan tanggal.
Pisahkan jalur standar dari pengecualian. Dokumentasikan handoff antara sales, rekrutmen, delivery, dan finance karena konteks sering hilang di sana.
PIC dan SLA setiap handoff
Field wajib saat dibutuhkan
Next action terlihat
Riwayat keputusan
Data yang perlu berada di satu platform
Satu platform bukan satu tabel besar, tetapi identitas konsisten dan relasi jelas antara klien, permintaan, people, kandidat, proyek, penugasan, dan waktu. Struktur ini menghapus duplikasi dari CRM penjualan tanpa kandidat dan ATS tanpa peluang maupun pendapatan.
Tentukan system of record dan aturan pembaruan untuk skill, ketersediaan, tarif, consent, status, dan PIC. Bersihkan duplikasi sebelum migrasi.
Klien, kontak, dan permintaan
Kandidat, karyawan, dan konsultan
Proyek, penugasan, dan tarif
Aktivitas, waktu, biaya, dan persetujuan
Otomatisasi dengan kendali manusia
Otomatiskan transfer, pengingat, ringkasan, pemeriksaan kelengkapan, dan routing. Pertahankan manusia yang bertanggung jawab atas perekrutan, penilaian, syarat komersial, serta penutupan.
Tentukan trigger, data, hasil, pengecualian, dan cara membatalkan. AI mengatur bukti; AI tidak boleh membuat keputusan ketenagakerjaan yang tidak transparan.
Pengingat dan routing
AI sebagai asisten
Persetujuan sensitif
Log dan reversibilitas
Implementasi dan KPI
Uji pilot yang benar-benar melewati prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement; impor kontak saja tidak cukup. Selesaikan satu siklus dan rekonsiliasi hasil sebelum memperluas.
Baseline harus membuktikan membuat business development dan delivery bekerja pada relasi klien-kandidat yang sama. Ukur cycle time, tugas terlambat, duplikasi, jam rekonsiliasi, adopsi, dan kualitas; tambahkan konversi, utilisasi, atau margin.
Baseline sebelum go-live
Pilot end-to-end
Dua siklus terekonsiliasi
Review 30, 60, dan 90 hari
Contoh operasional: boutique executive search
Setiap partner memiliki daftar klien dan arsip kandidat pribadi. Peluang hilang setelah pencarian selesai. Dengan HICE, perusahaan, kontak, mandat, kandidat, dan placement berada dalam satu graph operasional. Pengetahuan dapat digunakan ulang dengan izin dan consent; partner melihat pipeline serta delivery per akun.
HICE dibandingkan tool yang terpisah
Fitur
hice.ai
Stack terfragmentasi
Data
Klien, people, dan pekerjaan terhubung
CRM penjualan tanpa kandidat dan ATS tanpa peluang maupun pendapatan
Handoff
Workflow dengan PIC dan riwayat
Email, chat, copy-paste
Otomatisasi
Proses end-to-end
Di dalam setiap tool
AI
Mencari dan memperbarui modul
Copilot tanpa konteks
Laporan
Real-time dan berbasis pengecualian
Konsolidasi berkala
Adopsi
Chat dan antarmuka lengkap
Form berbeda
FAQ
Untuk siapa CRM rekrutmen?+
Untuk agensi rekrutmen, headhunter, dan tim staffing B2B yang menjalankan prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement tanpa database dan tracker terpisah.
Apakah HICE menggantikan ATS, CRM, dan timesheet?+
Bisa, ketika kandidat, klien, staffing, proyek, dan waktu perlu berbagi sistem; implementasi juga dapat bertahap.
Bisakah mengimpor Excel, CRM, atau ATS?+
Bisa, melalui mapping, deduplikasi, dan pemeriksaan sebelum impor.
Apakah AI menentukan siapa yang direkrut?+
Tidak. AI membantu ekstraksi, pencarian, dan ringkasan; recruiter dan manajer mengambil keputusan.
Bagaimana data sensitif dilindungi?+
Izin berbasis peran, riwayat, dan batas informasi melindungi CV, tarif, biaya, serta data komersial.
Bisakah mulai dari satu proses?+
Bisa: rekrutmen, CRM, staffing, proyek, atau timesheet, lalu hubungkan yang lain.
KPI apa yang diukur?+
Cycle time, tugas terlambat, kualitas, dan tujuan: membuat business development dan delivery bekerja pada relasi klien-kandidat yang sama; lalu konversi, utilisasi, atau margin.
Apakah ada paket gratis?+
Ada. Gratis untuk perusahaan hingga 10 karyawan dan 5.000 CV, atau freelancer hingga 2.000 CV, tanpa kartu.
Satukan prospecting, klien, lowongan, talent pool, shortlist, feedback, dan placement dalam satu platform
Mulai gratis atau jadwalkan demo berdasarkan workflow nyata Anda.