Platform operasional untuk menjalankan seluruh perusahaan konsultan
CRM, proyek, people, rekrutmen, staffing, waktu, pengeluaran, KPI, dan AI dalam satu model data untuk COO dan manajer.
Ketika lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi berada di tool terpisah
Bagi perusahaan konsultasi digital, TI, SDM, dan professional services, masalahnya bukan kekurangan software, melainkan fragmentasi. Dengan CRM, ATS, project management, waktu, dan laporan pimpinan yang tidak berbagi data yang sama, setiap handoff membuat duplikasi, penundaan, dan angka yang berbeda. Manajemen baru melihat masalah ketika lowongan, proyek, atau penutupan sudah berisiko.
Informasi yang sama disalin di CRM, ATS, project management, waktu, dan laporan pimpinan yang tidak berbagi data yang sama
Tidak ada PIC yang melihat seluruh alur: lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi
Pengingat, pembaruan klien, dan laporan bergantung pada ingatan
Database klien, kandidat, dan karyawan mengandung duplikasi
Pimpinan menerima laporan historis, bukan pengecualian yang dapat ditindaklanjuti
Tujuan — mengelola permintaan, kapasitas, delivery, dan margin sebagai satu operating system — tidak dapat diukur dengan tepercaya
HICE menghubungkan pekerjaan sebelum mengotomatiskannya
HICE memakai satu model data untuk lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi. AI membantu mencari, memperbarui, dan menyiapkan pekerjaan dengan bahasa natural; workflow, izin, dan persetujuan menjaga kendali pada tim.
“Ubah peluang yang ditandatangani menjadi proyek dan usulkan tim” → handoff tanpa input ulang
“Skill apa yang kurang terhadap pipeline 90 hari?” → keputusan merekrut atau partner
“Tampilkan proyek berisiko pada waktu, margin, atau persetujuan” → cockpit pengecualian
Klien, people, permintaan, aktivitas, dan hasil lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi tetap terhubung.
AI pada data operasional
Cari, ringkas, dan lakukan tindakan lewat chat dengan izin dan audit tetap aktif.
Workflow dan ownership
Tahap, PIC, next action, tenggat, dan persetujuan memperlihatkan hambatan.
CRM dan people terhubung
Perusahaan dan kontak tidak terpisah dari kandidat, konsultan, dan proyek.
Waktu, proyek, dan margin
Penugasan, timesheet, pengeluaran, dan ekonomi berlanjut setelah placement.
Dashboard berbasis pengecualian
Ukur mengelola permintaan, kapasitas, delivery, dan margin sebagai satu operating system tanpa membangun ulang Excel.
Merancang workflow end-to-end
Mulai dari keputusan, bukan layar. Untuk perusahaan konsultasi digital, TI, SDM, dan professional services, alur minimum harus menggambarkan lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi. Setiap tahap membutuhkan kriteria, PIC, next action, dan tanggal.
Pisahkan jalur standar dari pengecualian. Dokumentasikan handoff antara sales, rekrutmen, delivery, dan finance karena konteks sering hilang di sana.
PIC dan SLA setiap handoff
Field wajib saat dibutuhkan
Next action terlihat
Riwayat keputusan
Data yang perlu berada di satu platform
Satu platform bukan satu tabel besar, tetapi identitas konsisten dan relasi jelas antara klien, permintaan, people, kandidat, proyek, penugasan, dan waktu. Struktur ini menghapus duplikasi dari CRM, ATS, project management, waktu, dan laporan pimpinan yang tidak berbagi data yang sama.
Tentukan system of record dan aturan pembaruan untuk skill, ketersediaan, tarif, consent, status, dan PIC. Bersihkan duplikasi sebelum migrasi.
Klien, kontak, dan permintaan
Kandidat, karyawan, dan konsultan
Proyek, penugasan, dan tarif
Aktivitas, waktu, biaya, dan persetujuan
Otomatisasi dengan kendali manusia
Otomatiskan transfer, pengingat, ringkasan, pemeriksaan kelengkapan, dan routing. Pertahankan manusia yang bertanggung jawab atas perekrutan, penilaian, syarat komersial, serta penutupan.
Tentukan trigger, data, hasil, pengecualian, dan cara membatalkan. AI mengatur bukti; AI tidak boleh membuat keputusan ketenagakerjaan yang tidak transparan.
Pengingat dan routing
AI sebagai asisten
Persetujuan sensitif
Log dan reversibilitas
Implementasi dan KPI
Uji pilot yang benar-benar melewati lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi; impor kontak saja tidak cukup. Selesaikan satu siklus dan rekonsiliasi hasil sebelum memperluas.
Baseline harus membuktikan mengelola permintaan, kapasitas, delivery, dan margin sebagai satu operating system. Ukur cycle time, tugas terlambat, duplikasi, jam rekonsiliasi, adopsi, dan kualitas; tambahkan konversi, utilisasi, atau margin.
Baseline sebelum go-live
Pilot end-to-end
Dua siklus terekonsiliasi
Review 30, 60, dan 90 hari
Contoh operasional: grup konsultasi dengan tiga unit
Setiap unit mendefinisikan pipeline, ketersediaan, dan margin secara berbeda. COO menerima laporan terlambat. HICE menghubungkan penjualan, people, proyek, dan waktu dengan izin per unit serta tampilan konsolidasi. Manajer menjaga otonomi; pimpinan dan finance memakai metrik yang dapat dibandingkan dan selalu terkini.
HICE dibandingkan tool yang terpisah
Fitur
hice.ai
Stack terfragmentasi
Data
Klien, people, dan pekerjaan terhubung
CRM, ATS, project management, waktu, dan laporan pimpinan yang tidak berbagi data yang sama
Handoff
Workflow dengan PIC dan riwayat
Email, chat, copy-paste
Otomatisasi
Proses end-to-end
Di dalam setiap tool
AI
Mencari dan memperbarui modul
Copilot tanpa konteks
Laporan
Real-time dan berbasis pengecualian
Konsolidasi berkala
Adopsi
Chat dan antarmuka lengkap
Form berbeda
FAQ
Untuk siapa software operasional perusahaan konsultan?+
Untuk perusahaan konsultasi digital, TI, SDM, dan professional services yang menjalankan lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi tanpa database dan tracker terpisah.
Apakah HICE menggantikan ATS, CRM, dan timesheet?+
Bisa, ketika kandidat, klien, staffing, proyek, dan waktu perlu berbagi sistem; implementasi juga dapat bertahap.
Bisakah mengimpor Excel, CRM, atau ATS?+
Bisa, melalui mapping, deduplikasi, dan pemeriksaan sebelum impor.
Apakah AI menentukan siapa yang direkrut?+
Tidak. AI membantu ekstraksi, pencarian, dan ringkasan; recruiter dan manajer mengambil keputusan.
Bagaimana data sensitif dilindungi?+
Izin berbasis peran, riwayat, dan batas informasi melindungi CV, tarif, biaya, serta data komersial.
Bisakah mulai dari satu proses?+
Bisa: rekrutmen, CRM, staffing, proyek, atau timesheet, lalu hubungkan yang lain.
KPI apa yang diukur?+
Cycle time, tugas terlambat, kualitas, dan tujuan: mengelola permintaan, kapasitas, delivery, dan margin sebagai satu operating system; lalu konversi, utilisasi, atau margin.
Apakah ada paket gratis?+
Ada. Gratis untuk perusahaan hingga 10 karyawan dan 5.000 CV, atau freelancer hingga 2.000 CV, tanpa kartu.
Satukan lead-to-project, recruiting-to-staffing, delivery-to-timesheet, dan kontrol ekonomi dalam satu platform
Mulai gratis atau jadwalkan demo berdasarkan workflow nyata Anda.