Mengubah arsip CV menjadi basis data yang menghasilkan
Hampir semua headhunter berpengalaman menyimpan ribuan CV yang tersebar di folder, surel, dan catatan pribadi. Masalahnya bukan jumlahnya, melainkan informasi itu tidak bisa ditanyai ketika penugasan baru datang, sehingga setiap pencarian nyaris dimulai dari nol padahal jawabannya sudah tersimpan sejak dua tahun lalu.
Lompatan nilainya terjadi ketika setiap profil berhenti menjadi dokumen dan menjadi catatan yang bisa dicari dengan kompetensi, sektor, senioritas, ekspektasi gaji, ketersediaan, dan tanggal percakapan terakhir. Sejak saat itu arsip historis menjadi keunggulan kompetitif utama dibanding siapa pun yang memulai setiap mandat dari jejaring sosial publik.
- Impor massal CV dari PDF, Word, dan surel
- Deteksi duplikat sebelum menambahkan sumber baru
- Kompetensi, sektor, dan ekspektasi terstruktur serta dapat dicari
- Tanggal kontak terakhir terlihat pada setiap catatan